Pandemi Tak Dijadikan Alasan Bagi Siswa SD Birul Walidain Torehkan Prestasi

  • Bagikan
MEMBANGGAKAN: Larasnissa Wandan Nilam Kusumastuti (kiri) bersama Kepala Sekolah SD Birul Walidain Annas Sayidina (kanan) saat menunjukkan trofi. (MUKHTARUL HAFIDH/LINGKARJATENG.CO.ID)
MEMBANGGAKAN: Larasnissa Wandan Nilam Kusumastuti (kiri) bersama Kepala Sekolah SD Birul Walidain Annas Sayidina (kanan) saat menunjukkan trofi. (MUKHTARUL HAFIDH/LINGKARJATENG.CO.ID)

SRAGEN, Jatenglingkar.co – SD Birul Walidain Muhammadiyah Sragen terus torehkan segudang prestasi. Tidak hanya prestasi akademik, pengembangan diri, dan pembinaan serta pembiasan karakter.

Sekolah yang terkenal dengan Qur’ani School ini. Salah satunya di perlihatkan Larasnissa Wandan Nilam Kusumastuti, bermodalkan puisi “Tangguhlah Indonesia” siswi yang duduk dibangku kelas 4 A tersebut menjadi salah satu siswi yang berhasil menyabet 12 kejuaraan membaca puisi tingkal lokal hingga tingkat nasional.

Seperti juara Harapan 2, juara 1 favorit lomba puisi tingkat nasional di selenggarakan oleh mifest jogja.

Juara 2 dan juara 1 favorit membaca nyaring tingkat nasional di selenggarakan yayasan Alfurqon jogja.

Juara 2 puisi kategori SD  di selenggarakan oleh Madrasah Mu”allimat jogjakarta. Juara 3 lomba baca puisi kategori SD tingkat se jawa di selenggarakan the Champion jawa Timur.

Baca juga:
Gus Yasin Minta Pembaruan Data Kemiskinan, Galakkan Program Satu Desa Binaan Satu OPD

Wandan panggilan akrabnya merupakan putri dari pasangan Wiyanto dan Isyana Raras tersebut, merupakan salah satu putri yang sederhana, murah senyum, dan mudah bergaul.

Pihaknya juga mengaku sangat senang ketika mengikuti perlombaan puisi di berbagai kejuaraan.

“Jujur saya kaget dan sangat senang saat mengetahui menjadi juara lomba membaca puisi,” kata Wandan.

Tertarik Membaca Puisi Sejak TK

Ia mengatakan bahwa ketertarikannya dalam membaca puisi adalah sejak duduk di bangku TK.

Wandan mengungkapkan, mulai tertarik untuk membaca puisi saat menjadi juara membaca puisi antar kelas di sekolah.

Selain itu, di katakan wandan puisi adalah seni yg bisa mengekspresikan pesan dan semangat untuk mengungkapkan isi hati.

Wandan juga berpesan. Dalam proses latihan, pembawaan puisi akan bisa di dengar karena setiap kalimat yg di ucapkan ada seni intonasi yg berbeda harus benar-benar serius, menghayati dan mendengarkan semua arahan dari guru.

“Sangat senang dan bangga sebagai penyair walaupun sering juara lomba puisi prinsipnya tetap ingin menjadi d pribadi yg lebih baik, ramah, suka bergaul dgn semua orang dan tidak sombong. Sukses dalam membawakan puisi menurut saya yang terpenting adalah memahami isi puisi, serta yakin dan percaya diri saat membawakan,” ungkapnya.

Baca juga:
SE Menperin Nomor 5/2021 Terbit, Berikut Aturan dan Kewajiban Bagi Perusahaaan!

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Birul Walidain Muhammadiyah Sragen, Annas Sayidina sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh peserta didiknya. Terlebih lagi, di masa pandemi ini tetap bisa menghasilkan prestasi yang luar biasa.

“Meski pandemi sebagian menganggap sebagai beban. Tetapi, di masa pandemi ini bagi ananda (Wandan, red) malah menjadi peluang untuk meraih prestasi yang gemilang,” papar Annas.

Penulis: Mukhtarul Hafidh Editor: Galuh Sekar Kinanthi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *