ADVERTISEMENT
Iklan Header 1200x120

Fenomena 'Upwelling' Kembali Terjadi Puluhan Ton Ikan Mati Mendadak

IMG-20210831-WA0021

SRAGEN, Lingkarjateng.co.id – Kematian ikan mendadak akibat fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo (WKO) wilayah Sumberlawang, Kabupaten Sragen terus meluas.

Sejak Senin (30/8/21), sedikitnya hampir 45 ton ikan di karamba milik petani mati mendadak.

Kematian ikan akibat upwelling itu terjadi pada karamba petani di dua desa yakni Desa Ngargosari dan Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280


Kepala Desa (Kades) Ngargosari Sriyono menyampaikan, dari laporan yang ia terima, total sekitar 20 ton ikan di karamba wilayahnya mati mendadak sejak dua hari terakhir.

Ikan yang mati mendadak itu terjadi di wilayah Dukuh Boyolayar. Ada sekitar lima petani karamba yang terdampak paling parah di wilayahnya.


“Tapi saat ini sudah agak mereda,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Kades Ngargotirto Sumadi menyampaikan, di wilayahnya ada sekitar 25 ton ikan yang mati mendadak sejak Jumat (27/8/21).

Kematian itu terjadi pada karamba di wilayah Dukuh Ngasinan.

Ada sekitar 25 petani karamba yang terdampak upwelling dan mengalami kerugian paling banyak.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280


“Fenomena ikan mati terjadi berturut-turut sejak hari Kamis hingga Sabtu. Kemungkinan faktornya upwelling karena suhu akhir-akhir ini agak dingin,” ujarnya.

Akibat Perbedaan Suhu


Sumadi menerangkan, fenomena upwelling ini terjadi akibat perbedaan suhu bawah air dengan permukaan.

Perbedaan suhu ini membuat air di dasar waduk tiba-tiba naik ke permukaan. Akibatnya, ikan di karamba mati karena kekurangan oksigen.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Menurutnya dari pendataan sementara ada sekitar 25 ton ikan mati dari 25 petani yang terdampak.


“Kerugian sementara ratusan juta. Mayoritas ikan nila dan tombro,” kata dia.


Para petani tak bisa berbuat banyak menghadapi fenomena ini. Mayoritas hanya menggeser karambanya untuk menjauhi lokasi air yang dilanda upwelling.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Meski demikian, fenomena upwelling dipastikan sudah mulai mereda per hari ini.


“Tapi mulai hari ini sudah tidak ada yang mati,” pungkasnya.


Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Sragen Nur Sahid mengaku sudah menerima laporan dari petugas bidang perikanan.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Bahkan petugas sudah langsung terjun mengecek ke lokasi karamba di WKO yang terjadi kematian mendadak.

Namun ia belum bisa mendata berapa jumlah total ikan yang mati mendadak di wilayah WKO Sumberlawang.


“Upayanya kalau memang belum kebacut (terlanjur-red) ya seyogianya digeser karambanya ke lokasi yang masih aman. Terutama ikan-ikan yang besar,” paparnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Penulis: fid/isa/Koran Lingkar Jateng

Editor: Galuh Sekar Kinanthi

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu